DIBUKA: Program Daring “Training for Habit Trainers” Angkatan #16
“Sejak melahirkan anak kedua, aku merasa tingkat disiplin jauh berkurang, muncul kebiasaan-kebiasaan buruk, mager, dll. Aku ingin ikut program ini untuk memotivasi diriku sendiri. Ekspektasi tercapai! Aku turun 2kg, kembali rutin membersihkan rumah tiap hari, baca buku, memasak. Dapat bonus membentuk habit anak. Dia sekarang makan sayur!!! Luar biasa.” (Loren di Surabaya)
TENTANG PROGRAM INI
Banyak ayah-ibu yang merasa kehabisan akal saat menghadapi perilaku sulit atau kebiasaan buruk anak. Bentakan, ceramah, hukuman, marah-marah, semua sudah dicoba, tapi ternyata tidak efektif. Orangtua malah kehabisan energi, relasi dengan anak pun jadi tegang dan renggang.
Program pelatihan daring (online) ini dirancang khusus agar orangtua bisa menjadi pelatih kebiasaan baik (habit trainer) yang tegas, kalem, dan konsisten. Selama proses selama 4 (empat) minggu, peserta akan mendapatkan pengetahuan, pendampingan praktik, sekaligus kelompok pendukung agar berhasil mencapai visi itu.
“Awalnya saya clueless menghadapi anak yang tantrum. Setelah program ini, anak lebih bisa mendengarkan, jadi mengerti waktu. Validasi emosi, briefing, dan role play membantu anak mengerti cara mengungkapkan keinginannya. Kata suami, sekarang saya lebih nggak stres dan lebih rileks.” (Lina di Medan)
KURIKULUM & FASILITATOR PROGRAM
Bekal teori dalam program ini mencakup topik-topik:
- Memenangkan respek anak (habit of obedience)
- Memahami akar masalah perilaku anak (way of the will)
- Menghadapi perilaku emosional anak (validasi emosi)
- Melatihkan kebiasaan baik atau mengubah kebiasaan buruk anak (habit training)
- Menyusun habit training plan untuk tiap anak
Setelah memahami teorinya, peserta mendapat pendampingan untuk:
- Praktik menerapkan habit training plan setiap hari
- Praktik menulis jurnal habit training setiap hari
- Praktik refleksi, evaluasi, dan perbaikan proses habit training setiap hari
Keseluruhan proses akan didampingi oleh ELLEN KRISTI, konselor pengasuhan dan keluarga, penulis buku “Cinta yang Berpikir” dan “Sembilan Tahun Pertama”.
“Saya terkesan sekali dengan semangat keibuan Mbak Ellen dalam memberikan semangat dan teguran bagi kami untuk ajeg habit training diri sendiri dan anak. Saya juga terinspirasi cerita teman-teman, bisa saya terapkan ke anak saya. Screen time anak sudah jauh saya kurangi, aturannya juga lebih jelas, sehingga anak dengan senang hati berhenti, tidak menawar-nawar lagi. Penting banget ternyata punya support group!” (Cika di Bekasi)
WAKTU PELAKSANAAN PROGRAM
Program ini berlangsung seluruhnya secara daring (online) selama tanggal 25 Mei s/d 24 Juni 2024, tersusun atas empat bagian:
- Minggu pertama adalah sesi belajar mandiri
- Minggu kedua adalah sesi praktik dengan pendampingan babak pertama
- Minggu ketiga adalah sesi praktik mandiri dengan pendampingan berjarak
- Minggu keempat adalah sesi praktik dengan pendampingan intensif babak kedua
Pendampingan via grup WhatsApp: selama sesi praktik, fasilitator akan memberikan umpan balik, konsultasi, dan trouble-shooting untuk setiap peserta di grup WA.
Pendampingan via Zoom: selama pelatihan, peserta diundang untuk mengikuti sesi diskusi daring dengan fasilitator pada jadwal berikut:
- Sabtu, 1 Juni 2024 malam — sesi review keseluruhan materi belajar mandiri dan tanya jawab umum
- Minggu, 2 Juni 2024 sore — sesi finalisasi habit training plan peserta
- Senin, 10 Juni 2024 malam — sesi review praktik minggu pertama
- Senin, 17 Juni 2024 malam — sesi review praktik minggu kedua
- Senin, 24 Juni 2024 malam — sesi refleksi akhir dan penutupan program
NB: Sesi diskusi via Zoom di atas bersifat opsional. Peserta akan mendapat manfaat optimal jika ikut berdiskusi dan mendapat umpan balik langsung dari fasilitator. Peserta yang berhalangan bisa menyimak ulang rekamannya selama sesi pelatihan perlangsung.
“Aku praktik toilet training. Awalnya belum yakin anak siap lepas pospak. Ternyata taraaaa … dari hari pertama sampai sekarang, dia tidak mengompol. Aku terkejut. Bukan anak yang belum siap, tapi aku. Ini jadi pemantikku untuk melakukan habit training lainnya. Aku merasa powerful, dapat charge energi baru untuk menegaskan aturan keluarga yang dulunya hanya di angan-angan.” (Mala di Karawang)
SYARAT MENJADI PESERTA
Anda dapat mengikuti program ini apabila anda adalah ibu/ayah atau guru dengan setidaknya 1 (satu) anak yang masih di bawah otoritas pengasuhan anda sehari-hari.
Syarat utama yang harus dipenuhi seluruh peserta adalah KOMITMEN UNTUK DISIPLIN menjalani proses hariannya. Kita hanya akan berhasil menjadi habit trainer kalau kita disiplin.
Selama sesi belajar mandiri, setiap peserta SETIAP HARI WAJIB menyimak materi, membuat narasi/tugas yang diberikan fasilitator, dan mengirimkannya sesuai tenggat waktu yang ditentukan.
Selama sesi pendampingan intensif setiap peserta WAJIB DISIPLIN SETIAP HARI untuk:
- Membuat dan mengirimkan JURNAL HARIAN habit training anak kepada fasilitator
- Membaca artikel/buku penunjang dan mengirimkan NARASI HARIAN kepada fasilitator
- Menulis dan membagikan REFLEKSI HARIAN kepada sesama peserta
Fasilitator akan mengawal kedisiplinan peserta dan mengingatkan supaya tetap konsisten melakukan komitmennya.
Partisipasi peserta akan diakhiri oleh fasilitator apabila terjadi ketidakdisiplinan berulang.
“Aku jadi tahu cara validasi emosi itu urutannya bagaimana. Nggak cuma ke anak, aku pelan-pelan mulai memvalidasi setiap emosi yang aku rasakan. Masya Allah itu sangat membantu aku sekali berpikir jernih dalam bertindak. Betul-betul membuat aku bertumbuh.” (Vynna di Batam)
INVESTASI DAN KUOTA PESERTA
Besarnya investasi yang harus anda bayar ditentukan oleh tanggal anda mendaftar, yakni:
- Early bird (s/d 5 Mei 2024) – Rp 600k
- Middle bird (6-15 Mei 2024) – Rp 700k
- Late bird (16-20 Mei 2024) – Rp 800k
Warga komunitas CMid mendapatkan harga khusus. Sila baca form pendaftaran jalur khusus untuk informasi selengkapnya.
Setiap peserta akan mendapatkan:
- Akses untuk materi kelas virtual selama program berlangsung
- Berkas pdf materi dan form sarana habit training
- Sesi konsultasi, umpan balik, dan trouble-shooting lewat WhatsApp setiap hari
- Kelompok pendukung sesama ibu yang antusias untuk bertumbuh
“Wawasan, ilmu, dan pengalaman yang diberikan sangat tepat sasaran sesuai kebutuhan. Setelah ikut langkah-langkah habit training, anak-anak lebih mudah dikondisikan untuk mengaji. Kebiasaan lain juga terbantu untuk menjadi lebih baik, misalnya bangun jadi lebih pagi, menonton HP lebih mudah diatur.” (Fely di Yogyakarta)
PERINGATAN – WAJIB DIBACA!
Fasilitator hanya akan mendampingi peserta yang bersungguh-sungguh. Karena itu, sebelum mendaftar, sangat penting memastikan anda siap berkomitmen untuk mengikuti sampai tuntas keseluruhan proses dalam program ini.
Peserta yang didapati tidak disiplin melaksanakan tugas-tugas tersebut akan mendapat PERINGATAN dan, apabila mengulangi kembali ketidakdisiplinan yang sama tanpa alasan yang jelas, partisipasi peserta bisa DIHENTIKAN oleh fasilitator.
Apabila peserta berhenti di tengah jalan atau dihentikan keikutsertaannya oleh fasilitator sesuai dengan aturan yang telah disosialisasikan, investasi peserta TIDAK AKAN DIKEMBALIKAN (NO REFUND POLICY).
“Dulu anak bangun pagi susah, marah jika dibangunkan, sudah bangun pun lambat bersiap-siap, papanya harus ngebut agar tidak terlambat. Sekarang bangun pagi sendiri begitu alarm bunyi, tidak pernah marah lagi jika ditegur. Ceramah pagi saya sudah sangat jauh berkurang. Anak merasa bonding dengan saya semakin kuat, dia semakin merasa aman dan nyaman.” (Sisca di Tangerang Selatan)
TAUTAN PENDAFTARAN
Jika anda telah membaca seluruh penjelasan di atas dengan teliti dan siap berkomitmen untuk mengikuti program ini sampai selesai, silakan klik tautan yang sesuai:
- Form Pendaftaran Jalur Khusus (warga komunitas CMid)
“Sungguh menakjubkan, hanya dalam dua hari praktik saja, anak ada perubahan signifikan. Lebih kooperatif dan lebih ceria, rutinitas dijalankan minim kendala. Saya merasa lebih hemat energi, lebih efektif, tegas, kalem, dan konsisten. Saya benar-benar merasa beruntung bisa mengikuti kelas yang sangat bermanfaat ini.” (Titi di Cilacap)
2 Comments